Entri Populer

Sabtu, 22 Januari 2011

ego


ego manusia,
sekeras batu, setajam karang
ego cinta,
selembut angin, serapuh kelopak
ego ku,
untuk mencintaimu

Selasa, 18 Januari 2011

saat ini



mencintai dengan segala kurangmu
membuat perjuangan begitu berarti
memilikimu karena cintaku
membuat kehidupan begitu ku syukuri
meninggalkan setiap jejak lalu
mencoba menapaki sebuah kehidupan baru

                       

Senin, 17 Januari 2011

Pagi di Wanayasa


Pagi Wanayasa,
selimut angin berlari dengan menggenggam dingin hujan
ribuan titik air, ratusan gumpalan embun bahasa pagi
dan,
jutaan rasa rindu
mengetuk, menyapa, meninggalkan


matinya sang rindu



serapuh mawar, setajam duri
kerinduan yang berdiri sendiri tanpa sangga
rapuh,
jatuh ke tanah
dilihat sang bulan, ditangisi oleh sang bintang
pagi ini,
sekali lagi tak bernyawa